Sedih! TKW Ini Rekam Pengakuannya Dipaksa Layani Nafsu Bejat Anak dan Majikan

Posted on

SURATKABAR.ID – Untuk kesekian kalinya kasus pelecehan kembali menyerang para Tenaga Kerja Wanita (TKW). Lantaran diiming-imingi bekerja di luar negeri dengan gaji besar, para TKW rela meninggalkan keluarga dan kampung halaman demi mengadu nasib di negeri orang. Namun, apa daya malah kepahitan yang mereka dapatkan. Jangankan dapat gaji, untuk sekadar makan saja kepayahan.

Sudah bukan kabar baru jika ada TKW yang makannya dijatah hingga jatuh kelaparan. Lebih parahnya lagi ada yang mengalami penyiksaan dari majikan, seolah melengkapi sejumlah penderitaan.  Disiksa majikan, gaji tertahan, dan makan tidak teratur, ditambah lagi dengan beban pekerjaan yang terkadang tak masuk akal. Mereka harus bekerja dari terbit matahari hingga menjelang dini hari. Tubuh mana yang akan kuat menjalani pekerjaan seperti itu. Hanya semangat dan keinginan mencari nafkah yang menguatkan mereka.

Namun dari sekian dera yang menggetirkan, ada satu yang membuat siapa pun tidak akan tahan—yakni ketika harga diri mereka sebagai wanita terkoyak-koyak. Tak hanya fisik tetapi batin juga tersiksa ketika sebagai wanita harus terpaksa melayani nafsu birahi orang lain yang bukan suami sendiri. Kondisi inilah yang diungkap seorang TKW. Seperti yang dilansir dari Bangka Pos via Tribunnews.com, Jumat (10/11/2017), wanita cantik berhijab itu bernama Nur.

Nur membagikan kisah kelamnya di akun YouTube bernama PNG KARP. Nur mengaku sudah tidak bekerja di rumah tersebut. Selama dua bulan, rumah itu bagaikan tempat penyiksaan batin dirinya. Nur terpaksa balik lagi ke rumah itu untuk menagih gajinya. Sebelumnya, gajinya tidak dibayar penuh.

Baca juga: Berjasa Untuk Probolinggo, Inilah Kisah Heroik Serma Suroyo Pertahankan Markas dari Kepungan Belanda

Meski demikian, tidak tahu di negara mana Nur bekerja. Nur mengaku bekerja di rumah tingkat tiga dan semuanya dikerjakan sendiri.

“Aku bekerja sejak subuh sampai saat ini. Aku bilang pada majikan tidak betah,” papar Nur.

Bagi Nur, pekerjaan berat menjadi risikonya yang harus dihadapi sebagai seorang asisten rumah tangga. Namun yang membuatnya sedih dan kecewa adalah sewaktu dipaksa harus melayani nafsu majikannya. Pasalnya, tak hanya si majikan pria saja, anak laki-laki majikannya pun ikut-ikutan memaksa minta dilayani nafsu bejatnya.

Otomatis kondisi itu membuat Nur tersiksa. Dia heran, mengapa dua pria bejat itu tidak mencari pelampiasan kepada istri atau wanita penghibur.

“Kenapa tega banget, kalau minta ng*wek, kenapa tidak minta sama istrinya atau mereka bisa beli,” blak-blakan Nur bercerita sambil menangis terisak.

Baca juga: Dapat Video Kanker Bergerak di Atas Piring? Ini Fakta Dibaliknya

Nur tak kuasa menahan luka batin di hatinya. Dia tak berani mengadu kepada majikan perempuannya. Masalahnya, karena selama ia bekerja, si majikan wanitanya itu justru galak kepada pembantu. Nur hanya bisa berharap dirinya bisa lebih tabah dan sabar menerima nasibnya. Rekaman video dapat disaksikan di tautan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *