Heboh Kerangka Raksasa Sepanjang 18 Meter Ditemukan di China, Benarkah Fosil Naga?

Posted on

SURATKABAR.ID – Sejak zaman dahulu kala, sudah banyak cerita rakyat dari negeri China, Eropa, Yunani, Timur Tengah, Jepang bahkan sampai Indonesia yang mengisahkan tentang kedigjayaan naga. Meski begitu, belum ada bukti pasti apakah keberadaan hewan yang satu ini benar-benar nyata. Namun sebuah kerangka yang disebut-sebut sebagai kerangka naga membuat heboh warga di kota Zhangjiakou, China. Kerangka itu memiliki tinggi mencapai 18 meter. Video munculnya kerangka ‘naga’ itu membuat heboh media sosial di China.

Dalam video yang menjadi viral tersebut, tampak warga setempat mengerumuni lokasi ditemukannya kerangka. Si kerangka tergeletak di satas hamparan rumput yang luas. Tampak bagian kepala, lengan, badan dan ekornya yang panjang. Melihat bentuk dari kerangka itu, warga meyakini itu adalah naga. Demikian sebagaimana dilansir dari reportase Detik.com, Selasa (17/10/2017).

Dalam tradisi China sendiri, naga digambarkan sebagai hewan yang tidak memiliki sayap dan terlihat seperti ‘berenang’ di udara. Beda halnya seperti yang digambarkan dalam kebudayaan Barat, naga diyakini memiliki sayap dan bisa terbang. Hingga saat ini, belum ada penjelasan lebih lanjut terkait kerangka tersebut.

Kisah Naga Api dan Lautan Dupa di Hong Kong

Rakyat China memang erat kaitannya dengan keberadaan naga di masa lampau. Seperti pada Selasa (3/10/2017) lalu, Hong Kong baru saja merayakan Tai Hang Fire Dance atau tarian naga api. Seketika jalanan Hong Kong pada malam itu berubah jadi lautan dupa. Acara diselenggarakan dari tanggal 3 hingga 6 Oktober 2017.

Baca juga: Soal Perkelahian Anggota TNI AL, Polisi Sebut Kedua Pihak Belum Berdamai

Diketahui, pada setiap pertengahan musim gugur, masyarakat Tai Hang di Hong Kong merayakan Tai Hang Fire Dance sebagai wujud ucapan terima kasih pada leluhur dan sebagai pengingat akan tarian naga api yang menghilangkan epidemi penyakit ratusan tahun silam.

Tepat sekitar pukul 18.50 waktu Hong Kong, iring-iringan kepala naga Tai Hang Fire Dance mulai berjalan dari gedung serbaguna Tai Hang. Dari gedung serbaguna, iringan naga pun meluncur ke kuil Lin Fa Kung yang berjarak tidak jauh. Kurang lebih satu jam, sang naga berdiam dahulu di kuil untuk meminta berkat.

“Naga itu mampir ke kuil ini untuk didoakan lebih dulu,” tutur pemandu bernama Carolus Chui dalam laman  detikTravel.

Dari Kuil Lin Fa Kung, naga itu menuju area start yang berada tidak jauh dari venue acara. Sambil menunggu, kata sambutan dan acara foto bareng dilakukan oleh panitia acara. Tidak jauh dari lokasi, sejumlah penampil dalam pakaian seragam putih tampak sibuk menyiapkan ratusan dupa yang telah dipersiapkan. Dupa yang sudah dibakar itu pun ditancapkan pada kepala dan badan naga. Tak terasa, asap dupa membuat mata ini berair.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *